5 Tips Memilih Mainan Murah untuk Anak

Anak-anak dapat bersenang-senang bermain dengan mainan mereka. Namun, penting untuk diingat bahwa keselamatan harus selalu didahulukan. Setiap tahun ribuan anak-anak terluka oleh mainan. Baca terus untuk mengetahui apa yang harus dicari ketika membeli mainan dan bagaimana melakukan beberapa ide sederhana untuk penggunaan yang aman untuk mencegah cedera pada anak.

Mencegah Cidera dari Mainan

Sebagian besar cedera akibat mainan adalah luka ringan, goresan, dan memar. Namun, mainan dapat menyebabkan cedera serius atau bahkan kematian. Ini terjadi ketika mainan berbahaya atau digunakan dengan cara yang salah.

10 Tips Membeli Mainan:

Berikut adalah tips untuk membantu anda memilih mainan yang aman dan sesuai untuk anak anda.

  1. Baca labelnya. Label peringatan memberikan informasi penting tentang cara menggunakan mainan dan untuk usia berapa mainan itu aman. Pastikan untuk menunjukkan kepada anak anda cara menggunakan mainan dengan cara yang benar.
  2. Pastikan semua mainan memiliki ukuran lebih besar dari mulut anak anda untuk mencegah tersedak.
  3. Hindari mainan yang menembak benda ke udara. Mainan tersebut dapat menyebabkan cedera mata yang serius atau tersedak.
  4. Hindari mainan yang berbunyi keras untuk mencegah kerusakan pendengaran anak anda.
  5. Cari boneka mainan yang dibuat dengan baik. Pastikan semua bagian terpasang kencang dan jahitan dan tepinya aman. Boneka tersebut juga harus bisa dicuci dengan mesin. Lepaskan tali yang terlepas pada boneka.
  6. Hindari mainan yang memiliki pelet atau isian seperti kacang kecil yang dapat menyebabkan tersedak pada
  7. Beli mainan plastik yang kokoh. Mainan yang terbuat dari plastik tipis bisa mudah patah.
  8. Hindari mainan dengan bahan beracun yang bisa menyebabkan keracunan. Pastikan label mencantumkan “tidak beracun.”
  9. Hindari mainan yang mengandung bahan kimia untuk anak di bawah 12 tahun. Mainan tersebut dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan dan mungkin mengandung bahan kimia berbahaya.
  10. Mainan dengan listrik harus “Disetujui UL.” Periksa labelnya untuk memastikan.

Hati-hati saat membeli mainan yang menggantung. Benda-benda lunak, selimut longgar, atau benda apa pun yang dapat meningkatkan risiko terperangkap atau tercekik harus dijauhkan dari tempat tidur anak. Setiap mainan gantungan harus di luar jangkauan bayi dan harus dilepaskan ketika bayi anda pertama kali mulai mencoba duduk atau berdiri atau ketika bayi berusia 5 bulan. Mainan ini bisa mencekik bayi.

Memilih Mainan yang Tepat untuk Usia yang Tepat:

Rekomendasi usia pada mainan dapat membantu, karena mereka menawarkan pedoman tentang hal berikut:

  • Keamanan mainan (misalnya, jika ada kemungkinan bahaya tersedak)
  • Kemampuan seorang anak untuk bermain dengan mainan itu
  • Kemampuan anak untuk memahami cara menggunakan mainan
  • Kebutuhan dan minat di berbagai tingkat perkembangan anak

Informasi Penting Tentang Mainan yang perlu diperhatikan:

Salah satu tujuan Komisi Keamanan Produk Konsumen (CPSC) atau kalau di Indonesia biasanya disebut dengan SNI adalah untuk melindungi konsumen dan keluarga dari mainan yang berbahaya. Ini menetapkan aturan dan pedoman untuk memastikan produk aman dan mengeluarkan penarikan produk jika ditemukan masalah. Mainan ditarik kembali karena berbagai alasan termasuk tingkat timah yang tidak aman, bahaya tersedak atau kebakaran, atau masalah lain yang membuatnya berbahaya. Mainan yang ditarik harus dilepas segera. Jika anda berpikir anak anda telah terpapar mainan yang mengandung timbal, tanyakan kepada dokter anak anda tentang pengujian kadar timbal darah yang meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *